Wednesday, April 16, 2008

Berhenti berharap

Ketika hati sudah tercabik sedemikian hebat
Angan ... harap semua luluh lantah dalam dekap
Kosong... sesak dadanya
Harapannya... impiannya
Bukankah kita harus mempunyai mimpi pikirnya
Tapi ketika dia melihat lorong itu
Semakin jauh ... semakin gelap..semakin sesak jiwanya
Tangisannya pecah dalam hitungan menit
Bukan menit tapi detik

Seakan ingin berteriak
Dia pun berkata "Rabb.... apa salahku??"
Sesaat dia berhenti berharap dalam dentingan melodi hidupnya
Tapi ketika semua tampak hampa baginya
Ketika harapan tak ingin lagi diungkapkan dari hatinya
Kami ada mendekapmu..menyalurkan seribu volt arus cinta untukmu

Dan kini... hanya satu yang ingin dia ucapkan
"Harapanku hanya padaMU Rabb "

Yakinlah cinta...kami selalu ada untukmu
Peluk mesra untukmu kan selalu ada dalam langkah hidupmu
Dan yang harus selalu diingat bahwa DIA selalu ada untuk membantumu

Dedicated to sister we always love u
-uLie-

2 comments:

purwa said...

hiks...hiks... jadi terharu. ;)

ardha said...

mantap posting-an blog kamu...
jangan lupa yahh mampir q blog aku.. heheee... baru buat , lom ada yang buka blog aku:
bait-puisi.blogspot.com... heheee.....
** Lam berkawand